Kendaraan adalah sebuah alat yang peka
terhadap rangsangan, tentunya jika kita malakukan perawatan kendaraan
dengan rutin dan baik, maka kendaraan yang anda pakai akan memberikan
kenyamanan yang maksimal dan lebih bagusnya adalah terjadinya
penghematan BBM secara normal.
Apa saja yang harus sobat perhatikan dalam hal melakukan perawatan kendaraan dengan tujuan penghematan BBM:

1. Pengapian dan Kelistrikan kendaraan.
Sistem kelistrikan di dalam kendaraan sangat berpengaruh sekali dalam
hal penghematan BBM. Beberapa komponen di dalam sistem kelistrikan yang
perlu dilakukan penggantian dan perawatan:
a. Kabel Busi: Tahukah anda bahwa kabel
busi yang masih bagus memiliki tahanan kurang dari 25 Ohm, jika anda
sudah melakukan pengecekan tahanan pada kabel busi anda dan menemukan
bahwa resistansinya melebihi 25 Ohm. Gantilah kabel busi anda dengan
yang baru. Untuk lebih mengoptimalkan dan meminimalkan tegangan liar
pada kabel busi maka saya sarankan anda menambahkan Ferrite Snap Clamps
yang diletakkan mendekati busi. Dengan terserapnya tegangan liar di
kabel busi oleh Ferrite membuat pengapian busi lebih sempurna. Dimana
menemukan Ferrite Snap Clamp? Ada di halaman produk web ini.
b. Busi. Di market ada 2 jenis busi yang
berbeda. Yang pertama adalah Busi Dingin dan satunya adalah Busi Panas,
selalu sesuaikan penggunaan busi dengan karakteristik kendaraan anda.
Busi adalah sebuah komponen yang habis pakai dan memerlukan penggantian
secara berkala, ciri ciri bahwa busi anda bermasalah adalah seperti ini:
Mesin ndut ndutan dan tersendat, mesin pincang, tidak bertenaga
khususnya pada saat melewati tanjakan.
c. Koil. Tugas utama dari koil adalah
melakukan perubahan voltase dari 12 Volt dari Accu menjadi 25.000 –
30.000 Volt. Koil juga memiliki masa tenggang pakai dan memerlukan
penggantian, ciri ciri koil yang sudah memerlukan penggantian adalah
seperti ini: Koil panas, Sedikit ada sendatan yang biasanya terjadi pada
RPM tinggi, mesin mati, tenaga mesin kurang dan mesin terasa kasar.
d. ECU (kendaraan baru)/Platina dan CDI
(kendaraan lama). Fungsi dari alat ini adalah melakukan pengaturan
timing pengapian yang akan di distribusikan ke busi melewati kabel busi.
Untuk ECU memerlukan tegangan diatas 12 Volt agar bekerja dengan
maksimal, jika ECU memperoleh tegangan dibawah 12 Volt maka sistem
pengapian pada kendaraan anda tidak akan maksimal dan efeknya adalah
permorma mesin menurun serta boros BBM.
Untuk kendaraan yang masih menggunakan Platina memerlukan perawatan dan pembersihan yang rutin. Gejala Platina yang bermasalah adalah seperti ini: mesin tersendat sendat, tidak bisa langsam, mesin sering mati bahkan mati total. Cobalah untuk membersihkan platina anda, jika masih sama maka gantilah dengan yang baru.
CDI adalah generasi setelah teknologi Platina dan gejala masalahnya sama dengan Platina, hanya saja CDI tidak bisa di bersihkan. Timbul gejala seperti diatas, gantilah CDI anda dengan yang baru.
Untuk kendaraan yang masih menggunakan Platina memerlukan perawatan dan pembersihan yang rutin. Gejala Platina yang bermasalah adalah seperti ini: mesin tersendat sendat, tidak bisa langsam, mesin sering mati bahkan mati total. Cobalah untuk membersihkan platina anda, jika masih sama maka gantilah dengan yang baru.
CDI adalah generasi setelah teknologi Platina dan gejala masalahnya sama dengan Platina, hanya saja CDI tidak bisa di bersihkan. Timbul gejala seperti diatas, gantilah CDI anda dengan yang baru.
2. Fuel Flow. Aliran
BBM di kendaraan anda memiliki sistem seperti ini: dari tangki bensin
menuju Filter BBM setelah itu menuju karburator/injeksi. Ciri kendaraan
yang bermasalah dengan fuel flow adalah seperti ini: Kendaraan tersendat
sendat, tenaga mesin berkurang khususnya ketika berada di tanjakan,
mesin susah hidup.

Kendaraan dengan fuel flow yang bermasalah akan boros BBM, contohnya: ketika mesin tersendat maka secara naluri anda akan menginjak pedal gas lebih dalam sehingga pada saat itu aliran BBM dipaksa masuk, ketika sumbatan pada filter BBM berubah posisi maka BBM dalam jumlah tinggi akan masuk ke sistem pembakaran.
Cara mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan penggantian Filter BBM secara rutin dan mengadakan pembersihan di tangki bensin/solar dari karat.
3. Kualitas Bahan Bakar.
Kualitas BBM jenis bensin atau solar sangat menentukan akselerasi dari
mesin. Dengan menggunakan pertamax jarak tempuh yang akan anda dapatkan
akan lebih banyak dari pada anda menggunakan premium.

Cara meningkatkan kualitas BBM juga ada bermacam – macam, ada yang menggunakan aditif tambahan dalam bentuk cairan atau pil. Ada juga yang menggunakan magnet penghemat BBM. Kalau saya sendiri menggunakan Magnet penghemat BBM yang langsung saya datangkan dari China. Sehingga premium serasa Pertamax.
4. Oli Mesin yang Tidak Sesuai.
Karakteristik dan kemampuan mesin yang berbeda sudah tentu memiliki
spesifikasi khusus dalam hal penggunaan Oli Mesin. Untuk mesin Diesel
biasanya menggunakan SAE 40 yang lebih kental dari mesin Bensin SAE 20 –
40, untuk mobil yang sudah dilengkapi dengan injeksi membutuhkan oli
yang lebih encer SAE 10 – 40. Salah pemilihan jenis oli mengakibatkan
tidak terlumasi sempurnanya komponen yang bergesekan, sehingga gesekan
bertambah besar sehingga mengakibatkan performa mesin menurun dengan
tajam.

Selain itu mesin kendaraan juga dilengkapi dengan Filter Oli yang perlu dilakukan penggantian setelah 3 kali ganti oli, jika Filter oli tersebut tidak anda ganti pada waktunya maka kotoran yang tersaring akan kembali berputar di sistem pelumasan kendaraan anda.
5. Saringan Udara Kotor.
Pembakaran pada mesin memerlukan BBM dan oksigen, supply oksigen dalam
hal ini sangat dipengaruhi oleh kondisi Filter Udara kendaraan anda.
Pada kondisi filter bersih setelah mesin kendaraan anda memiliki supply
Oksigen untuk pembakaran yang cukup, tapi jika filter udara anda kotor
maka mesin akan kekurangan oksigen sehingga daya bakar di raung
pembakaran mesin akan berkurang, sedangkan setelan bensin yang masuk
tetap sama. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab borosnya
penggunaan BBM.

Ada sebuah produk yang membantu mesin anda menerima asupan oksigen yang cukup, alat ini dinamakan Turbo Charge. Jenis Turbo ini bermacam macam, ada yang elektrik ada pula yang berupa fan penyearah. Di kendaraan saya menggunakan Dual Fan Turbo dan memang terbukti meningkatkan tarikan serta akselerasi mesin. Jika berminat silakan ke halaman produk situs ini.
6. Karburator/Injector yang Kotor.
Alat ini berfungsi untuk mengatur campuran BBM dan udara yang akan di
masukkan ke dalam ruang bakar. Jika alat ini dalam keadaan kotor akan
menyebabkan: mesin tidak bertenaga, asap di knalpot dan boros BBM.
Bersihkanlah karburator/injector anda dengan rutin.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar